Tuhan, siapa dia yang Kau ciptakan?

Tuhan, siapa dia yang Kau ciptakan
Yang sekenanya menghancurkan kebahagiaan
Yang sesuka hatinya membolak-balikan perasaan
Yang tak pernah ragu menjadi kerinduan
Dia bahkan tak lebih dariMu tuhan
Dia bahkan bukan nabi akhir jaman
Dia dan semua kekacauan
Tapi Engkau masih mengizinkan aku bertahan
Tuhan, siapa dia yang kau ciptakan
Bagaimana Kau biarkan cinta yang keterlaluan
Tuhan, berikan jalan
Bertahan ataukah berikan kelapangan untuk ku tinggalkan...

"Kapan kau datang lagi, membangunkanku tidur, mengingatkanku bahwa waktu itu berharga saat denganmu? Kapan kau datang lagi, menjemputku pergi, membawaku ke tempat yang kau pikir kita bisa tenang di sana? Kapan kau datang lagi, menemuiku yang tidak tahu bagaimana lagi jika tanpa kau? Kapan kau datang lagi? Kapan?"
(zarrry hendrik)

02 November 2011

Ini malam alangkah raya, semesta sudah terlelap kecuali aku yang bertahan dengan sakit pada tenggorokan dan badanku yang gigil. Ini malam alangkah raya, semesta sudah lihai berpejam mimpi sementara aku masih sibuk menghujani tubuhku dengan air es. Ini malam alangkah raya, semesta sudah giat berawan-awan tapi aku masih saja belum memejam. Aku lelah, lemah, marah(kah), sedih. Aku jatuh cinta pada badanku yang gigil, dan keningku yang panas. Malam ini.

Dari Peri Cintaku

nona leutik caeumpernik, setiap langkahnya di iringi dengan kata-kata
nona leutik caeumpernik, setiap senyumnya tersirat kata-kata
nona leutik caeumpernik, setiap tangisannya mengeluarkan kata-kata
nona leutik caeumpernik, setiap pandangannya memancarkan kata-kata
nona leutik caeumpernik, setiap hembusan nafasnya mengeluarkan kata-kata
nona leutik caeumpernik, iya tercipta karena kata-kata telah tercipta


aku sangat mengagumi nona leutik caeumpernik,
aku adalah salah satu orang penikmat kata-katanya
dia begitu lihai dalam merangkai kata
seperti tupai yang begitu lincah melompat dari satu pohon ke pohon yang lain
begitu juga dengan dia
tidak ada hambatan baginya untuk menyatukan kata-kata tersebut


heii
aku telah berjanji kepada nona leutik caeumpernik untuk menjadi peri cinta buatnya
karena peri cintanya yang lama begitu cemburu dengannya, begitu picik, dan begitu licik.
ia tidak pernah di biarkan untuk bersama kekasihnya,
ia selalu menghujani nona leutik caempeurnik dengan kesedihan dan kerinduan.


TUHAN PHK saja peri cinta itu
aku mau menjadi peri cinta nya yang baru
aku janji TUHAN
aku akan memayungi nya jika hujan kesedihan datang padanya
aku akan menyelimutinya dengan selimut rasa sayang dari kekasihnya jika ia merindukannya
aku akan membantunya memasang baner di mimpi kekasihnya
itu semua janji ku TUHAN


boleh ya TUHAN pleaseeeee.. :)




nona leutik caeumpernik aku berikan utk sang gadis hujan,
guru kata-kata aku, editor terbaik aku,
FEBIOLA ADITYA YUSUF,
nona leutik caeumpernik itu seorang nona kecil yang cantik :)





(Dari Dewi Anggraini, peri cintaku, sahabat aksaraku.)

Baca juga pada blognya: http://deriz-lumut.blogspot.com/2011/10/nona-leutik-caeumpernik.html
Selamat malam, November. Akhirnya ketemu lagi. Udah setahun nggak ketemu. Lama juga loh itu. Ternyata kamu banyak berubah. Semoga kita bisa berteman baik ya...